Mata Kuliah : Penghantar Teknologi Game
Nama
: Widianto Saputro
NPM
: 57415131
Kelas
: 3IA21
Nama Dosen : Syefani Rahma Deski
TUGAS
Konsep Board Game
Board game adalah permainan yang dimainkan oleh
dua orang atau lebih, berupa papan permainan yang telah di desain sedemikian
rupa sesuai jenis permainan, saat ini memiliki bermacam-macam
variasi antara lain :
variasi antara lain :
1.
Classic board games atau family games. Para pemain berlomba
mengelilingi papan permainan atau mengikuti jalan tertentu yang sudah ditentukan
untuk mencapai tujuan. Terkadang sistem poin juga dilibatkan. Esensi permainan
ini bukan terletak pada permainannya melainkan dari pengalaman kebersamaan
pemain. Contoh permainan ini adalah candyland dan ular tangga.
2.
Euro-style games. Permainan ini pemenangnya ditentukan oleh
poin, pemain harus mengumpulkan poin untuk memenangkan permainan. Permainan ini
mempunyai tema yang kuat untuk menginformasikan keseluruhan permainan. Ciri
permainan ini mengandalkan strategi seperti settlers of catan, power grid,
carcassone, dan lancaster.
3.
Deck-building games. Permainan ini mirip dengan trading card
games, setiap pemain mempunyai beberapa set kartu yang akan digunakan untuk
bermain. Contoh permainan ini adalah domino, thunderstroms, dan quarriors.
4.
Abstrack strategy games, termasuk catur fan checkers. Inti
permainan ini adalah para pemain beradu strategi untuk mengalahkan atau
mengelabui satu sama lain. Contohnya catur, checkers dan push fight.
5.
Strategy games. Permainan ini memiliki papan atau cerita yang
sangat penting untuk mengarahkan pemain. Permainan ini melibatkan kerjasama dan
kompetisi yang sangat besar, membutuhkan tingkat pemikiran yang tinggi.
Contohnya risk, imperium, arkham horor dan lain sebagainya.
6.
Card-based strategy games. Permainan strategi dimana kartu
adalah elemen yang sangat penting. Contohnya adalah 7 wonders, bang dan
munckhin.
Algoritma Minimax
Algoritma Minimax adalah
sebuah algoritma yang diterapkan pada permainan berbasis Artificial
Intelligence (Kecerdasan
Buatan), seperti catur atau yang lainya. Algoritma Minimax akan
selalu mengecek semua kemungkinan yang ada sampai akhir permainan itu
dilakukan, kemudian pengecekan tersebut akan menghasilkan pohon permainan yang
berisi semua kemungkinan-kemungkinan tersebut. Pada permainan yang berbasis Minimax seperti
catur, tentunya dibutuhkan resource yang
sangat besar untuk memproses pencarian pohon permainan tersebut, karena
kombinasi kemungkinan untuk permainan catur pada setiap gerakannya banyak
sekali.
Algoritma Minimaxbekerja secara rekursif dan mampu menganalisis segala kemungkinan pada
permainan yang dimanfaatkan untuk menghasilkan keputusan terbaik, sehingga
dapat membuat lawan mengalami kerugian (Minimum). Semua strategi lawan akan
dihitung dengan algoritma yang sama terus-menerus. Pada langkah pertama
komputer akan menganalisis seluruh pohon permainan, kemudian untuk setiap
langkahnya, komputer akan memilih langkah yang akan membuat lawan mendapatkan
kerugian (Minimum) dan membuat komputer itu sendiri mendapatkan keuntungan
(Maksimum).
Dalam rangka untuk
menentukan keputusan terbaik tersebut, dibutuhkan suatu nilai yang
merepresentasikan kerugian atau keuntungan yang akan diperoleh jika langkah
tersebut dipilih. Oleh karena itu, algoritma Minimax menggunakan
sebuah fungsi Heurisitic untuk mengevaluasi nilai sebagai nilai yang
merepresentasikan hasil permainan yang akan terjadi jika langkah tersebut
dipilih, sebagai contoh, pada permainan Tic
Tac Toe, digunakan nilai 1,0,-1 untuk
mewakilkan hasil akhir permainan berupa menang, seri, dan kalah. Dari
nilai-nilai Heuristic itulah, komputer akan menentukan simpul mana
dari pohon permainan yang paling cocok digunakan komputer untuk menentukan
langkah dalam permainan sehingga meraih sebuah kemenanga
Sumber :