Sabtu, 13 Januari 2018

Desain Pemodelan Grafik – Pemodelan Grafis untuk Games

Mata kuliah        :Desain Pemodelan Grafik
Nama                    :Widianto Saputro
NPM                    :57415131
Kelas                    :3IA21
Dosen                   :Syefani Rahma Deski

Tugas

Membuat Environment dengan Construct 2

  1. Menambahkan background
Pada tampilan awal Construct 2, klik kanan pada ruang kerja dan klik Insert New Object. Lalu klik Tiled Background kemudian masukan gambar yang ingin dijadikan background.
  1. Menambahkan Sprites
Sama seperti background, hanya saja klik Sprite lalu pilih gambar yang ingin dijadikan objek sprite.
  1. Menambahkan Behaviour pada Object
Klik object yang ingin ditambahkan behaviour, pada properties bar klik Add/edit di bagian Edit Behaviours lalu pilih behaviour yang diinginkan.
Object yang digunakan:
Hasil akhir dari environment yang dibuat:

Modeling dengan Autodesk Maya

  1. Modeling Objek Gelas
Pada lembar kerja, klik Curves lalu pilih Circle.
Tambahkan lingkaran sebagai kerangka gelas, kemudian blok semua lingkaran lalu klik Surfaces > Left.
Hasil akhir modeling gelas.

Menambahkan Background dengan 3DS Max

  1. Menambahkan Background
Pada menu Rendering, klik Environment lalu akan muncul dialog box Environment & Effects.
Pada Background, klik box None lalu klik Bitmap kemudian klik OK.
Setelah menambahkan background, lakukan proses render untuk menampilkan hasil akhir.

Referensi

Perbedaan Game Berbasis Grafis 2D dan 3D - Grafik Pemodelan Grafik

Mata kuliah        :Desain Pemodelan Grafik
Nama                   :Widianto Saputro
NPM                    :57415131
Kelas                    :3IA21
Dosen                   :Syefani Rahma Deski



Tulisan

Perbedaan Game 2D dan Game 3D
Game merupakan salah satu aplikasi interaktif yang melibatkan hubungan antara manusia dengan media elektronik maupun manusia dengan manusia. Manusia dapat saling berkomunikasi melalui game.
Game juga merupakan sebuah bentuk seni dimana penggunanya disebut sebagai pemain yang harus membuat keputusan dengan tujuan untuk mengelola sumber daya yang diperoleh dari permainan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Berdasarkan representasi visualnya, game dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
  1. Game 2D
Game 2D adalah game yang secara matematis hanya melibatkan 2 elemen koordinat kartesius yaitu x dan y sehingga konsep kamera pada game 2D hanya menentukan gambar mana pada game yang dapat dilihat oleh pemain yaitu:
– Static View, dimana semua objek berada pada satu bidang dan gerakan karakter utama hanya terbatas pada bidang itu saja.
– Side Scrolling View, dimana objek dan gambar latar bergerak ke kanan dan ke kiri sesuai dengan kecepatan gerakan karakter.
  1. Game 3D
Game 3D adalah game yang selain melibatkan elemen x, y dan z pada perhitungannya, sehingga konsep kamera pada game 3D benar-benar menyerupai konsep kamera pada kehidupan nyata. Visual pada game 3D selain digeser seperti pada game 2D, juga dapat diputar dengan sumbu tertentu. Game 3D memiliki 2 macam pemodelan:
– 3D Model, yaitu merupakan objek 3 dimensi yang akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan dan model-model lain.
– 2D Graphic, yang juga berperan dalam pembuatan game 3D seperti texture dan background.
Referensi