Mata kuliah :
Desain Pemodelan Grafik
Nama
: Widianto Saputro
NPM
: 57415131
Kelas
: 3IA21
Nama Dosen : Syefani Rahma Deski
Konsep Pemodelan Grafik
·
Jelaskan
Pengertian Desain
Desain biasa
diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif
lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata
benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk
membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan
untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah
rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.
·
Jelaskan
Pemodelan Grafik
Ø Pemodelan
Pemodelan adalah pola/contoh dari sesuatu yang akan dibuat atau
dirancang. Pemodelan adalah tahap dimana akan dibentuknya suatu obyek. Proses
pemodelan ini memerlukan perancangan dengan beberapa langkah saat pembuatannya.
Ø Grafik
Grafik didefinisikan sebagai pengungkaapan dan perwujudan dalam
bentuk huruf, simbol dan gambar dengan menggunakan proses pencetakan. Grafik
juga didefinisikan sebagai suatu manipulasi model dan citra.
·
Prinsip
Dan Unsur Desain Grafik
Ø PRINSIP
Pesan
suatu visual harus kreatif (asli, inovatif dan lancer), komunikatif, efisien
dan efektif, sekaligus indah/estetis. Berbeda dengan prinsip desain grafis.
Dalam ilmu desain grafis, selain prinsip-prinsip diatas terdapat beberapa
prinsip utama komunikasi visual dari sebuah karya desain.
1.
Kesatuan (Unity)
Salah satu prinsip tata rupa yang sangat
penting. Tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya rupa akan membuat karya
tersebut terlihat tercerai-berai, berantakan, sehingga tidak nyaman dipandang.
Prinsip ini sesungguhnya merupakan prinsip hubungan. Beberapa unsur rupa
mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll), maka kesatuan telah dicapai.
2.
Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan
adalah keadaan yang dialami oleh suatu benda jika semua daya yang bekerja
saling meniadakan. Dalam bidang seni, keseimbangan tersebut tidak dapa diukur
namun dapat dirasakan, misalnya suatu keadaan dimana semua bagian dalam sebuah
karya tidak ada yang saling membebani.
3. Proporsi (Proportion)
Proporsi
termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian, untuk memperoleh keserasian
dalam sebuah karya diperlukan perbandingan-perbandingan yang tepat.
·
Jenis
– Jenis Grafik
Ø
Garis (Line)
Sebuah garis adalah
unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang
lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus
(straight).
Ø
Bentuk (Shape)
Bentuk adalah segala
hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar.
Huruf (Character) :
direpresentasikan dalam bentuk visual yang dapat digunakan untuk membentuk
tulisan sebagai wakil dari bahasa verbal dengan bentuk visual langsung, seperti
A, B, C, dsb.
Ø
Tekstur (Texture)
Tekstur adalah
tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara
dilihat atau diraba.
· Unsur Desain Grafik
Ø
Grafik batang
Grafik batang adalah grafik yang penyajian datanya mengunakan batang
atau persegi panjang. Grafik batang atau sering kita kenal dengan sebutan
histogram. Grafik batang dipakai untuk memperlihatkan perbedaan tingkat
nilai dari beberapa aspek pada suatu data.
Ø Grafik
Garis
Grafik garis adalah grafik yang penyajian datanya mengunakan garis atau
kurva. Grafik garis banyak digunakan untuk menggambarkan suatu perkembangan
atau perubahan dari waktu ke waktu pada sebuah objek yang di teliti. Garfik ini
terdiri dari 2 sumbu utama yakni sumbu X dan sumbu Y. Untuk pengunaaanya sumbu
X biasanya digunakan untuk menunjukkan waktu pengamatan.
Ø Grafik
lingkaran
Grafik lingkaran adalah grafik yang penyajian datanya mengunakan
lingkaran. grafik lingkaran merupakan gambaran naik turunnya data yang berupa
lingkaran untuk menggambarkan persentase dari nilai total suatu data.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar